Harsh.

3 Mar

*It’s 22:00. I am still at the office. Shucks, this is going to be a long night..

*sigh

Meeting sama tim yang sama, dengan umpatan yang sama.
Every.single.fucking.time.
You should watch out, everybody; cause stupidity is fucking contagious.
Oh please, make an effort to, at least, try to read the EFFIN’ CONTRACT!

7. T.O.P

16 Feb

Current obsession of mine..

Image(taken from: kpopselca.com)

Isn’t he gorgeous?

I would kill to have him posed in front of my lenses someday.

Bang TOP, ke KUA yuk? ❤

6. 2014.

3 Jan

New year, folks.

Come the routine ‘new year, new me’. Ehe.

Resolusi anda apa?

Resolusi saya tahun ini cuma satu: bisa merayakan 5 November nanti di Jepang.

Entahlah sama siapapun itu.

Sama Nino, Taec atau T.O.P juga Alhamdulillah.. Namanya rejeki mah diterima aja, yes?

Mari mulai sekarang kita canangkan gerakan ‘pengetatan ikat pinggang, pengetatan dompet belanja tahun 2014’ demi terlaksananya ‘Menuju Jepang November 2014’.

Yess!

5. Late is late

12 Dec

Hanjer. Ternyata 1 writing per day saya cuma sanggup bertahan sampe hari ke-5 sajah.

Dimaapkan gak sodara sodari? dimaapkan lah ya..maklum newbie anak metropolitan. Masih sibuk ngeceng 😆

Bagaimana kalau kita permudah kembali peraturannya jadi minimum 1 writing per week? Jadi, minimal dalam 1 minggu saya harus menelurkan satu tulisan. Mau nulis satu kalimat doang kek, mau nyalin lirik lagu, kek. Pokoke nulis. Hidup nulis!

Setuju? 

Banzaaaaiiiiiii!

*tenggak wine*

Ngemeng-ngemeng soal wine,..saya pengen banget loh ngicip wine. Rasanya kayak apa sih? Kok yang ada di bayangan saya rasanya kecut-kecut manis kayak minum sirup anggur. Trus apa sih bedanya red wine sama white wine?

Trus ini kenapa saya jadi ngomongin soal wine?

*ga fokus*

Ya udahlah Masbroh sama Mbakbroh, berhubung udah jam setengah lima waktu kantor saya, pikiran gak fokus masih bisa dimaafkan. Bentar lagi pulaang. Ihiy!

Smell ya later, folks!

*dadah dadah

 

4. I Lived

28 Nov

I always love One Republic. period.

Dari jamannya mereka masih nyanyi ‘Apologize’. Kalo ga salah sih taun 2008an ya? Apa 2007an? Pokoke yang saya inget waktu baru awal-awal di Singapore itu saya nyesel setengah mampus kalo ga nonton konser mereka di sono. Ciri khas musiknya itu, mereka suka memasukkan unsur-unsur string kayak biola ato cello (ato bass betot sih?) dan perkusi juga.

Ngeniwei, kemaren ngana, Alhamdulillah kesampaian juga, nonton konsernya, tapi ndak full One Republic thok. Mereka berbagi panggung sama Club 8 dan Mew di acara Guinnes Arthur’s Day (yang mana saya baru tau juga ternyata acara ini udah rutin diadain tiap taunnya di Indonesia yang mana taon lalu artesnya The Script aja dooooong! HIH! Gini nih akibat kebanyakan koprol di Karawang; gak tau perkembangan dunia persilatan musik). 

Sekarang sih saya gak bakalan ngomongin si konsernya. belum mood aja gituh *halah*. Ntar kalo rasa greng-nya udah dapet, baru saya share deh di sini. Nyahahaha *bagkek abis*

Lah jadi sekarang mau ngomongin apa dong?

Oho tenang saudara-saudara. postingan kali ini tidak akan melenceng jauh dari permukaan *uopoooo*

Jadi yaaa, sekarang saya lagi sukaaa banget lagunya si One Republic yang judulnya ‘I Lived’. Banyak kata-kata di dalemnya yang menggugah perasaan eike, Mak. Jadi berkobar bijimanaaa gitu.

Intinya si lagu ini bilang kalo, hidup ini cuma sekali and you have to play it well. Go and see the world. Dunia itu luas bok. And it’s okay to be hurt because with every broken bone, I swear I lived. Aeeeee mateeeeeek….

Live your life to the fullest, man.

Baca deh lirik lengkapnya. And I know your heart will be tergetar-getar deh.

😆

 

3. Suits and Revenge

28 Nov

Hallo, folks!

Sekedar ingpo nih, currently I’m hooked with this 2 hollywood series: Suits and Revenge.

I always have a soft spot on series that centered on a certain profession: lawyers, doctors, or even detectives. And Suits is about lawyers,..and most of them are hot,..and…okay, you got the idea. Sebelumnya, imej yang ada di pikiran gw kalo setelan pengacara itu ya kayak Bang Hotman ato Bang Ruhut *ahzek, akrab*

I was baited by Mike Ross’ sexy accent (American, same like others, but I don’t know why he’s so damn hot in pronouncing the language) and his photographic memory (who would not want it?). But lately I was started to set my eyes on Harvey Specter: sexy, dangerous, but deep deep inside is kind-hearted. Ah, women and their thing for dangerous men, eh? 😉

By the way, it got 8.8 on IMDB. Pretty good, huh?

The second one is: Revenge. I’m still on the first season (a little too late, I know). I like this series because it tells us that the evil one cannot escape their faith to be judged. Intinya, kalau orang baik yang biasanya di film2 itu menderita, dan baru di akhir cerita bisa bahagia atau ‘membalas’ si yang jahat. Kalo di Revenge, dari awal si baik dapet kesempatan untuk bales dendam. HAHAHA! *I guess there’s a little psycopath in me >.<*

Revenge ini sebenernya agak2 mirip konsepnya sama Dexter; di mana tokoh utama sebuah serial itu tidak harus orang baik yang protagonis. Bisa juga tokoh antagonis, ato tokoh2 yang berada di antara protagonis dan antagonis. *halah, apose iki, aku kok jadi mumet dhewe*

Revenge n Dexter itu jadi bikin kita bertanya-tanya, ‘sebenernya mereka ini baik atau jahat sih?’. Dan memaksa para pemirsanya untuk mengambil sikap untuk memihak si tokoh atau tidak. Kayak begini nih yang bikin penonton jadi tambah cerdas. *halah*

Pokoke inti dan pesan sponsor dari postingan ini sebenernya cuma satu: buat nyuruh lo lo semua nonton si Suits dan Revenge. Dan tentunya menikmati kegantengan si Mike Ross dan harvey Specter, tentunya…

2. The New Life

27 Nov

Ohemji.

Skip satu hari nih tantangan. Wakaka. Ndak papa lah ya, yang penting ntar diganti satu hari jadi dua postingan :p

Do you know that I’ve already free from the devil? Gyahahaha. Kedengerannya serem bener ya. Tapi ya itulah kenyataannya.

Yang penting sekarang bebas. Bebas jungkir balik, bebas hedon, dan bebas gak pake seragam! muwahaha (fyi, kantor gw punya seragam juga sih, tapi dia cuma mengharuskan pegawainya yang udah lulus probation doang yang boleh make, dua kali dalam seminggu: Senin dan Rebo. Kenapa Senin sama Rebo? Katanya biar sempet nyuci-jemur-setrika waktu hari Selasanya. wahahaha. Asyem)

Dengan pindah kantornya saya, berarti pindah kota juga doong.

Jakarta, man, Jakarta! Orang mungkin aneh liat saya girang banget pindah Jakarta, secara macet dan ruwetnya bikin orang pengen lempar granat terus tiap hari. Wkwk.

But I’m a really genuine city girl, you know.

I love to live in a big city, where I can find anything, anywhere. Mau jalan2 travelling juga gampang..(ke airportnya maksudnya, duitnya sih ya ndak gampang juga… :p).

Ya intinyaa. sekarang saya pindah ke pusat Jakarta. Masih agak2 culture shock liat barang2 lucu dan gak tahan untuk liat film bagus nganggur di bioskop. Masih baru satu bulan, but I am enjoying it. Macet masih belom begitu kerasa karena dari kosan ke kantor saya tinggal ngesot doang. Gak usah desek2an merana di bus ato kereta.

Tapi, tapi, tapi, tapi….kayaknya kenikmatan saya ngesot gak akan berlangsung lama. Hiks. Soalnya ada berita kalo kantor gw (khusus untuk direktori saya) bakalan dipindah, bukan dalam area walking distance dari kosan, dan bukan dalam area per-angkotan atau per-bis-an. Hueee mamiiihh….. :'((

Mari kita tutup postingan kali ini dengan doa semoga saya bisa betah, kerjaan tetap lancar, aman dari segala gangguan, daaaan cepet dapet jodohnya.

Amiiin